Sabtu, 01 September 2012

Sifat Koligatif

Es batu yang tidak mengandung garam akan mencair lebih dahulu dibandingkan es batu yang mengandung garam. Hal ini berarti titik beku es batu yang mengandung garam lebih rendah daripada titik beku es batu yang tidak mengandung garam. Dalam kehidupan sehari-hari, prinsip ini dimanfaatkan oleh nelayan dan pedagang es keliling. Para nelayan menggunakan es batu untuk mengawetkan ikan. Es batu yang digunakan biasanya ditambahkan garam agar es batu tersebut tidak cepat mencair. Hal ini juga dilakukan oleh pedagang es keliling yang menambahkan garam juga pada es batunya. Mengapa penambahan garam menyebabkan tituk beku es batu menjadi lebih rendah? Hal ini dapat dijelaskan dengan konsep sifat koligatif berikut. Selamat belajar… ^_^
 
Sifat Koligatif itu apa sih?
Kata koligatif berasal dari bahasa latin colligare yang berarti ‘berkumpul bersama’. Sifat koligatif bergantung pada sifat dan keadaan partikel masing-masing. Jadi, sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut, tetapi hanya bergantung pada jumlah partikel zat terlarut dalam larutan
Larutan terdiri atas zat terlarut dan pelarut. Zat paling sering digunakan sebagai pelarut adalah air, karena air merupakan pelarut yang paling baik. Zat-zat yang tidak terlarut dalamair dapat larut dalam pelarut organic yang bersifat nonpolar. Misalnya toluena yang merupakan zat terlarut yang dapat larut dalam benzene. Semua zat terlarut apapun jenisnya akan memiliki sifat koligatif jika telah bercampur dengan pelarutnya.

Sifat-sifat apa saja yang merupakan sifat koligatif?
Sifat Koligatif larutan meliputi : Penurunan tekanan uap (ΔP),Kenaikan titik didih (ΔTb), Penurunan ttitik beku (ΔTf) dan Tekanan Osmosis.

Tidak ada komentar: