Manusia aneh yang berharap mati..
Dia sendiri..
Tertawa meratapi hari yang tiap detiknya tak berarti..
Tersenyum sendu melihat semuanya berlalu melewatinya begitu saja..
Terpental dari membran tak berakal...
Menepi dalam kepungan penyalahan.
Hal sederhana yang tak bisa dia cerna,meresap peralahan dan melumpuhkannya dalam warna.
Kekalahan terajut..
Berwujud jaring pengangkut membuat kebenciannya semakin akut...
Jumat, 02 September 2011
Rabu, 08 Juni 2011
mati dalam pikiran.
kau adalah orang yang mati dipikiranmu sendiri. mengagumi yang idealis dan ingin menjadi sepertinya,tapi dari segala perilakumu,dari semua tingkah tak berarahmu,dari semua omong kosongmu,sepertinya tak ada sedikitpun niat untuk menjadi sepertinya.
bukan,ini bukan pertentangan batin maupun peperangan diri. kau hanya makhluk yang tak mau mengubah diri,tak mau meninggalkan kemalasanmu,kau hanya tau dirimu dan dirimu saja,kau tak pernah memperhatikan yang lainm,apalagi memperhatikan hal yang kecil. padahal halhal kecil itulah yang kan membangunmu.
selama ini kau salah,kau benarbenar salah besar. kau memimpikan hal yang besar tanpa mau melakukan hal yang kecil terlebih dahulu,kau terlalu pemalas di usiamu yg masih sangat muda ini.
bukan,ini bukan pertentangan batin maupun peperangan diri. kau hanya makhluk yang tak mau mengubah diri,tak mau meninggalkan kemalasanmu,kau hanya tau dirimu dan dirimu saja,kau tak pernah memperhatikan yang lainm,apalagi memperhatikan hal yang kecil. padahal halhal kecil itulah yang kan membangunmu.
selama ini kau salah,kau benarbenar salah besar. kau memimpikan hal yang besar tanpa mau melakukan hal yang kecil terlebih dahulu,kau terlalu pemalas di usiamu yg masih sangat muda ini.
Label:
Puisi
Senin, 09 Mei 2011
gak peka
Sekian hari, sekian lama.. banyak yang bilang kalau aku semakin tidak peka. Semakin tidak peduli dengan keadaan mereka.
Aku tidak menyangkalnya, tidak juga menghindarinya. Kalau soal peka atau tidak dari dulu emang aku bukan orang yang peka sama keadaan. Makanya dulu aku pernah bilang, kadang-kadang aku ini kaya robot, kadang-kadang kaya patung, kadang-kadang kaya batu.
Sadar atau gak sadar sebenarnya aku mempehatikan semua tingkah laku mereka, dan apa yang mereka lakukan juga berputar-putar dalam kepalaku. Aku tak pernah menganggap itu mengganggu, hanya saja itu semua sedikit meresahkanku. Teringat saat mereka membenci, teringat saat mereka mengacuhkan, itu semua sangat menyebalkan, sangat menyiksaku. Dan keputusan akhirnya, aku coba melupakan pikiranku tentang mereka, menutupinya dengan kegiatan-kegiatan dan pikiran-pikiran lain. Mungkin jauh menyenangkan, tapi itu gak menyelesaikan masalah sama sekali. Itulah....
Aku tidak menyangkalnya, tidak juga menghindarinya. Kalau soal peka atau tidak dari dulu emang aku bukan orang yang peka sama keadaan. Makanya dulu aku pernah bilang, kadang-kadang aku ini kaya robot, kadang-kadang kaya patung, kadang-kadang kaya batu.
Sadar atau gak sadar sebenarnya aku mempehatikan semua tingkah laku mereka, dan apa yang mereka lakukan juga berputar-putar dalam kepalaku. Aku tak pernah menganggap itu mengganggu, hanya saja itu semua sedikit meresahkanku. Teringat saat mereka membenci, teringat saat mereka mengacuhkan, itu semua sangat menyebalkan, sangat menyiksaku. Dan keputusan akhirnya, aku coba melupakan pikiranku tentang mereka, menutupinya dengan kegiatan-kegiatan dan pikiran-pikiran lain. Mungkin jauh menyenangkan, tapi itu gak menyelesaikan masalah sama sekali. Itulah....
Label:
catatan harian
Langganan:
Postingan (Atom)