Rabu, 30 Mei 2012
Membuang Waktu
Sebodoh inikah aku, Layar tiba-tiba tertutup dan aku tak mampu lagi menatap apa yang ada didepanku. Setolol inikah aku, bahkan ilmu yang paling dasar pun terlupakan. Aku tahu aku terlalu lalai, aku terlalu terbuai. Aku terlalu lama membuang waktu, terlalu lama memikirkan hal yang tak perlu. Terlalu lama melarikan diri. Aku tau.. tapi selama ini apa aku tetap mencoba untuk tetap tidak peduli dan tetap berjalan dengan mata tertutup. Tak peduli aku tersandung, aku tetap menutup mata. Keras kepala yang tidak perlu, keras kepala yang tidak ada gunanya. :(
Label:
catatan harian,
Puisi
Akulah yang menyakiti mereka.
Pada akhirnya merekalah yang akan kusakiti. Tanpa sadar,
tanpa aku tahu perasaan mereka. Seperti sudah hukumnya aku menyakiti mereka.
Senyum-senyum mereka pada akhirnya akulah yang memudarkannya. Pada akhirnya
akulah yang akan membungkam tawa mereka. Mereka bagai puisi yang aku tulis
dalam sebuah kertas merah yang kemudian aku sobek menjadi bagian-bagian kecil
hingga tak mungkin untuk disatukan lagi. Akulah yang menghancurkan mereka.. aku
yang meredam kebahagiaan mereka. Aku membuat mereka melambung tinggi, sangat
tinggi dan kemudian aku membanting mereka hingga jatuh remuk berantakan.
Label:
catatan harian,
Puisi
Selamat Tinggal :)
Sekarang akulah yang terporosok dalam liang itu, ketika
takdir berjalan sesuai dengan kodratnya dan aku hanya sebagai perantara untuk
mempertemukan kalian semua. Kini masaku telah habis, detikku tak tersisa lagi,
tak lama lagi aku akan meninggalkan senyum-senyum kalian. Aku akan pergi dari
hari kalian.
Label:
catatan harian,
Puisi
Langganan:
Postingan (Atom)