Rabu, 29 Mei 2013

Gentar

dan kini aku semakin mudah gemetar
semakin mudah gentar
pada kata-kata mereka yang terlontar
pada selentingan yang membuat gegar

rasa takut ini membesar
dari kulit sampai ke dasar
sampai ke akar
menyeluruh dan menyebar
dan dengan mudah terbakar

Jumat, 24 Mei 2013

Kau boleh memilih.

kau boleh memilih apapun, kapanpun, dimanapun dan siapapun. Boleh, kau boleh memilih semuanya, kau boleh menjalani semuanya, asal waktumu ada saja. Kau boleh memilih kisah apa yang ingin kau jalani, kau boleh memilih detik mana yang ingin kau tandai, kau boleh memilih tempat mana yang ingin kau singgahi, kau boleh memilih sifat seperti apa yang ingin kau jalani. Kau boleh memilih, siapa yang bilang kalau kau tidak boleh memilih? Kau boleh memilih. Namun orang lain juga boleh memilih. Jadi ketika apa yang kamu pilih berbeda dengan yang orang lain pilih, maklum sajalah dan saling bertoleransi. Jika sama, kau bisa bekerjasama dan saling membantu kegiatan masing-masing.

Terus esensinya? gue juga ga ngerti ini nulis apa. Hanya kepikiran hal-hal seperti ini saja. Manusia bisa memilih segalanya, mereka punya hak. Namun terkadang ada pembatas-pembatas yang membuat mereka tidak bisa memilih hal-hal tersebut. Namun pula terkadang ada hal-hal yang ketika mereka memilihnya mereka harus berusaha jauh lebih keras untuk mendapatkannya. Karena pilihan itu bukan sekedar pilihan. Terkadang memang harus ada perjuangan, terkadang memang harus ada penyesalan, terkadang memang harus ada kesalahan dan perbaikan. Namun itulah pilihan, ketika kita telah memilih maka kita harus menjalaninya sampau tuntas, bukan malah menjadi semakin malas karena tahu kita harus berjuang lebih.

Mungkin ini waktuku dan waktumu

mungkin ini waktuku dan waktumu
untuk memberantas sendu yang meranggas
mendongkraknya dengan tuas
dengan dentingan gelas-gelas

tak ada lagi raut-raut memelas
tak ada lagi jiwa-jiwa pemalas
sekarang hanya ada seorang yang siap memegang kuas
melukiskan dunia luas
dalam lembar-lembar kanvas

seseorang yang terbebas
karena luka telah tertebas
dan tawa mengalir deras
tanpa takut lagi terlepas

mungkin ini waktuku dan waktumu
untuk memberantas sendu yang meranggas
menyambut dunia dengan langkah tegas.