Jogja hari pertama :
.Brangkat jam stgh8nan dgn restU dari orang tua,
.lima orang memenuhi mobil kijang merah jaman baheula..
- maz jo : sbg pak sopir
- adit : pndamping pak sopir
- api : penumpang
- vita : penumpang
- indhyc : penumpang juga,
.kegiatan d jalan :
- njagong gak jelas
- mengomentari nama2 rumah makan yg dilewati, namanya aneh2 cuy,
.menyantap arem2 saking laparnya,
.dan sementara yg lain nglanjutin kgiatan g jelas mereka, gw TIDoooRr,
.sampe d rumah om jam stgh satuan,
.oh y,td sblm k rumah om,ngampiri kanjeng mami dulu d kos2annya,
Tahukah anda siapa kanjeng mami??
Nanti saya ceritakan,
soalnya ini gy hujan..
(Gak ada hubungannya ya... )
Udahan dulu ah,
Assalamualaikum.. :D
Kamis, 13 Mei 2010
Ngelindur
Sekarang,tengah malam yg kelebian banyak menit, saya sedang mendengarkan lagunya nidji - dosakah aku,
Bagus ini..
Gut2..
Kepenak d dengerin,
Cg paling cuangar paz lirik iqi,
"mereka bukan hakim kita"
Mereka bukan hakim kita,bukan orang yg menentukan kita bersalah ato gak,
Mereka gak berhak menghakimi kita,,
Wehh... Unu lirike ngene iqu teg,
"walau terkadang mulutnya kejaamm"
Bagus ini..
Gut2..
Kepenak d dengerin,
Cg paling cuangar paz lirik iqi,
"mereka bukan hakim kita"
Mereka bukan hakim kita,bukan orang yg menentukan kita bersalah ato gak,
Mereka gak berhak menghakimi kita,,
Wehh... Unu lirike ngene iqu teg,
"walau terkadang mulutnya kejaamm"
Label:
catatan harian
Selasa, 11 Mei 2010
Aku datang,
Aku datang bukan untuk menyerang,
Aku datang hanya untuk memandang dan membuat diriku tenang,
Aku datang untuk membiarkanmu menang,
Membiarkanmu merasakan keraguan dalam penipuan,
Aku datang untuk melayang,
Membiarkan diriku terbang,
meninggalkan bayang-bayang,
Meninggalkan semua yg pernah ku kenang,
Aku datang agar ku terhalang,
Agar ku tak meradang,
Membiarkan benci bersarang,
Terawang tanpa seLang...
Aku datang hanya untuk memandang dan membuat diriku tenang,
Aku datang untuk membiarkanmu menang,
Membiarkanmu merasakan keraguan dalam penipuan,
Aku datang untuk melayang,
Membiarkan diriku terbang,
meninggalkan bayang-bayang,
Meninggalkan semua yg pernah ku kenang,
Aku datang agar ku terhalang,
Agar ku tak meradang,
Membiarkan benci bersarang,
Terawang tanpa seLang...
Label:
Puisi
Langganan:
Postingan (Atom)